banner 728x250

Harga Komoditas Meroket, BI NTB Gelar Operasi Pasar Murah

banner 468x60

Lombokprime.com– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)  meggelar pasar murah di kota Mataram merespon harga sembako mulai merangkak naik.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia operasi pasar murah digelar untuk merespon inflasi yang terjadi di NTB, dimana pada Mei 2022 inflasi NTB lebih tinggi dari inflasi nasional.

banner 325x300

“OPM kami laksanakan dalam rangka merespon rilis inflasi pada Mei, dimana inflasi terjadi sejumlah 4,08 persen (YoY), inflasi ini lebih tinggi dari inflasi di tingkat nasional sejumlah 3,5 persen,” jelas Fauzi di Islamic Center pada Jumat (10/6/2022).

Fauzi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi di NTB jika diikuti dengan inflasi yang tinggi maka masyarakat luas terutama yang berada pada kelas menengah ke bawah tidak bisa menikmati pertumbuhan ekonomi tersebut.

“Inflasi harus dikendalikan agar pertumbuhan ekonomi NTB tumbuh berkulaitas dan masyarakat mendpaat keuntungan dari pertumbuhan tersebut,” ujar Fauzi.

Operasi pasar murah yang digelar BI NTB berada di tiga titik yakni di Islamic Center NTB, Pagutan dan lapangan Karang Pule, kota Mataram. Operasi pasar mencoba mengintervensi harga komoditas yang dipasaran yang mulai merangkak naik, seperti harga cabai rawit di pasaran sudah mencapai harga Rp70.000 per kg, kemudian harga bawang merah Rp40.000 per kg.

Badan Pusat Statistik NTB mencatat, pada Mei 2022 inflasi Gabungan Kota Mataram dan Kota Bima tercatat 0,65 persen. Inflasi terjadi karena naiknya harga beberapa sektor strategis seperti transortasi yang naik 3,25 persen, pakaian dan alas kaki naik 1,09 persen, peralatan kebutuhan rumah tangga naik 0,50 persen, hingga kenaikan di sektor penyedia makan dan minuman 0,79 persen.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.