banner 728x250

Kunjungi Pengolah Biji Buah Aren, Babinsa Lembah Sempaga Tak Semudah Menikmatinya

banner 468x60

Lombok Barat, – Pohon aren tidak hanya di ambil sarinya untuk di jadikan minuman tuak manis, dan gula merah. Namun buahnya juga bisa di manfaatkan menjadi kolang kaling. Seperti yang di lakukan oleh ibu ibu di Dusun Repok Tatar, Desa Lebah Sempaga, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (6/9/2022).

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Lembah Sempaga, Koramil 1606-08/Narmada Serda Fikri Kumarhadi yang turun dalam memantau kegiatan masyarakat binaannya tersebut mengatakan, “Untuk mengolah biji buah aren menjadi kolang kaling, para pria bertugas memetik buah aren dari pohonnya di perkebunan desa setempat. Sementara kaum wanita yang mengolah hingga buah aren menjadi kolang kaling,” ujarnya.

banner 325x300

“Pengolahan buah aren tidak begitu semudah dalam menikmatinya, karena membutuhkan proses panjang hingga bisa menikmatinya menjadi campuran dalam es atau pun olahan lainnya,” tambahnya.

Ia menjelaskan, “Ibu-ibu melakukan proses pemisahan buah dari tangkai pohon. Ini harus di lakukan dengan hati-hati karena jika terkena getah buah aren bisa gatal-gatal. Buah tersebut kemudian di rebus sekitar kurang lebih satu jam dalam sebuah wadah drum untuk menghilangkan getahnya yang gatal,” jelasnya.

Inaq Siti seorang pengolah biji buah aren tersebut mengungkapkan, “buah aren di rebus agar kulitnya yang bertekstur keras bisa lunak, lalu di belah untuk mengambil isinya yang sudah mengeras. Cara pengambilan bijinya pun, hanya menggunakan gagang sendok/pisau dengan mencongkel isinya agar keluar,” ungkapnya.

“Sebelum di jual ke pengepul/pasar, kolang kaling harus kembali di rendam selama beberapa hari. Biasanya kami menjual dengan harga Rp5.000,00/kilogram, dan akan naik saat bulan Ramadhan,” pungkasnya.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.