Berita

Jum’at Curhat Kapolres Lombok Barat Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-77, Polri Presisi Untuk Negeri

×

Jum’at Curhat Kapolres Lombok Barat Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-77, Polri Presisi Untuk Negeri

Sebarkan artikel ini
Jum'at Curhat Kapolres Lombok Barat Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-77, Polri Presisi Untuk Negeri

Lombok Barat, NTB – Dalam momen Hari Bhayangkara Ke-77, Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P., menggelar acara Jum’at Curhat.

Bertujuan untuk mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat, Jumat (23/6/2023), bertempat di Gudang Bulog. Tepatnya di Dusun Serumbung, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

Acara Jum’at Curhat ini dihadiri oleh beberapa pejabat, antara lain Kasat Binmas Polres Lombok Barat, AKP Daniel Ibi Lona, S.Sos. Kapolsek Lembar IPTU I Ketut Suriarta, S.H., S.I.Kom., Kepala Bulog Lembar Azpira Apria. Serta sejumlah perwakilan buruh dan petugas keamanan setempat.

Masyarakat Diminta Menyampaikan Curhatannya dengan Bebas

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P., menyampaikan tujuan jumat curhat program Polri ini.

“Untuk mendapatkan informasi langsung tentang situasi dan kebutuhan masyarakat, serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi,” ungkapnya.

Masyarakat diajak untuk dengan bebas menceritakan segala keluhan dan masalah yang mereka hadapi, seperti kasus-kasus pencurian yang sulit terungkap.

“Mempersilahkan kepada masyarakat untuk berani berbagi cerita dan memberikan masukan serta saran yang konstruktif,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolsek Lembar Gelar Kegiatan Jumat Curhat: Memperkuat Komunikasi dengan Para Kadus Lembar Selatan

Selama acara berlangsung, perwakilan dari Dusun Serumbung mengungkapkan bahwa masih terdapat kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal membuang sampah.

Selain itu, mereka juga mengajukan permintaan agar upah minimum bagi para tenaga kerja di Gudang Bulog diperhatikan.

Dalam merespons keluhan tersebut, Kapolres Lombok Barat menekankan pentingnya kebersihan sebagai sebagian dari iman. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dalam membuang sampah dengan benar.

Mengenai upah minimum di Gudang Bulog, Kapolres menjelaskan bahwa saat ini upah angkut beras per tonnya adalah Rp. 19.000.

Dibawah Umur, Anak Sekolah Tidak Bisa Mendapatkan SIM: Kapolres Lobar Tawarkan Solusi Alternatif

Selain itu, dalam acara tersebut juga diajukan beberapa pertanyaan dan permintaan, seperti bagaimana cara menjaga Kesehatan. Agar tenaga kerja dapat memperoleh asupan daging yang cukup, serta bagaimana anak-anak sekolah dapat memiliki SIM.

Kapolres Lombok Barat memberikan jawaban yang berkaitan dengan kesehatan, yakni pentingnya mengonsumsi makanan bergizi. Menjaga pikiran yang tenang serta menjalankan kehidupan sehari-hari dengan baik.

Baca Juga  BRI Insurance Kini Hadir di Kota Mataram, Buka Layanan Asuransi Pintar

“Termasuk terkait dengan keselamatan, agar tetap menggunakan helm saat mengendarai motor dan selalu membawa surat-surat kendaraan yang lengkap,” jelasnya.

Namun, terkait permintaan anak-anak sekolah untuk memiliki SIM, Kapolres menjelaskan bahwa hal tersebut belum dapat dilakukan karena mereka masih berada di bawah umur.

“Sebagai solusi alternatif, anak-anak sekolah dapat mempercayakan transportasi mereka kepada orang dewasa, misalnya dengan menggunakan layanan ojek,” imbuhnya.

Menjawab Keluhan Terkait Razia Terhadap Kendaraan Pembawa Bantuan

Selanjutnya, Kabulog (Kepala Bulog) Lembar menyampaikan informasi mengenai rencana qurban sapi pada perayaan Idul Adha.

Kabulog berharap bahwa sebanyak 4000 ton daging sapi dapat disalurkan kepada para tenaga kerja dari bulan April tahun 2023.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan keluhan terkait pendistribusian bantuan beras ke desa-desa.

Mereka menyampaikan bahwa seringkali bantuan tersebut tidak dapat disalurkan dengan lancar karena adanya razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Dalam hal ini, mereka meminta agar pihak yang mengantarkan bantuan beras diberikan perlindungan agar tidak dihentikan di jalan.

Baca Juga  Aman dan Nyaman, Ini Kegiatan Polsek Labuapi di Jln Tgh Lopan

Kapolres Lombok Barat memberikan penjelasan bahwa razia yang dilakukan oleh polisi bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk barang-barang ilegal.

Meskipun para pengantar bantuan beras telah memiliki kartu untuk mengantar bantuan, tetaplah penting bagi pihak kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terkait kepemilikan SIM, STNK, dan KIR kendaraan.

“Hal ini bertujuan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan keadaan dengan menggunakan kartu tersebut,” pungkasnya.

Bantu Buruh, Kapolres Lobar Serahkan Sejumlah Bantuan

Pada akhir acara, Kapolres Lombok Barat memberikan bingkisan berupa 1 buah dispenser dan 30 sarung kepada para buruh yang bekerja di Gudang Bulog Lembar.

Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada para buruh atas dedikasi dan kontribusi mereka.

Melalui Jum’at Curhat Kapolres Lombok Barat dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-77 ini, harapannya dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdialog langsung dengan pihak kepolisian dan menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi.

“Diharapkan melalui kegiatan semacam ini, Polri dapat menjalankan tugasnya secara presisi untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *