BeritaDaerahKabar DesaNasionalNTBPariwisataWisata

Dari Perlindungan Telur Penyu ke Penghargaan Nasional: Dedikasi TCC Nipah Diakui KLHK

×

Dari Perlindungan Telur Penyu ke Penghargaan Nasional: Dedikasi TCC Nipah Diakui KLHK

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Turtle Conservation Community (TCC) Nipah, sebuah komunitas yang berjuang untuk konservasi penyu di Pantai Nipah, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih penghargaan Kalpataru 2024 Kategori Penyelamat Lingkungan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) sebagai bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam menyelamatkan lingkungan dan pelestarian penyu.

Perjalanan TCC Nipah: Dari Pemburu Telur Penyu hingga Nominator Kalpataru

Fikri, Ketua TCC Nipah, menjelaskan, “Sebelumnya, Pantai Nipah dikenal sebagai tempat perburuan telur penyu dan daging penyu. Sejumlah anggota yang terdiri dari pemuda dan remaja berusaha mengubah paradigma ini dengan menyelamatkan lebih dari 30 ribu butir telur penyu dan melepaskan belasan ribu tukik ke laut setiap tahunnya. Kini, Pantai Nipah telah berkembang menjadi destinasi ekowisata bahari yang menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara,” jelasnya usai menerima penghargaan Kalpataru 2024 dari KLHK RI di Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jl. Gatot Subroto, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Rabu (5/6/2024).

Baca Juga  Polsek Kediri Pengaturan Lalu Lintas Sore Hari untuk Ciptakan Kamseltibcar dan Cegah Kemacetan di Lombok Barat

Peran TCC Nipah dalam Konservasi Penyu

Bupati KLU, H. Djohan Sjamsu, S.H., yang turut mendampingi mengungkapkan, “Maka terus berjuang untuk melindungi penyu dan lingkungan sekitarnya. Mereka melakukan patroli malam untuk mengamankan telur penyu yang ditemukan di pantai. Telur-telur ini kemudian dipindahkan ke lokasi penangkaran di Desa Nipah, KLU, NTB. Upaya mereka tidak hanya menyelamatkan penyu, tetapi juga membantu masyarakat lokal menikmati manfaat pariwisata yang berkelanjutan,” ucapnya.

Penghargaan Kalpataru: Apresiasi atas Dedikasi TCC Nipah

L. Padli, Perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB, Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Bima, yang juga ikut mendampingi, menerangkan, “Penghargaan Kalpataru 2024 merupakan pengakuan atas kerja keras dan komitmen TCC Nipah dalam melestarikan lingkungan dan penyu. Ketua Kelompok Pelestari Lingkungan TCC Nipah, Fikriludin, bersama dengan Bupati KLU, menerima penghargaan ini secara langsung dari Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Gedung Manggala Manabakti, Jakarta Pusat,” terangnya.

Baca Juga  Polsek Labuapi Gelar Patroli dan Monitoring Keamanan Pantai Uringin Saat Lebaran Topat

“Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga penyu dan lingkungan di NTB khususnya wilayah utara. Penghargaan Kalpataru 2024 menjadi bukti nyata bahwa upaya mereka berdampak positif dan menginspirasi banyak orang untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian alam. Semoga prestasi ini terus menginspirasi kita semua untuk berperan aktif dalam menjaga keberagaman hayati dan lingkungan kita,” tegas L. Padli, Perwakilan SKW 1 Bima BKSDA NTB. (YLRJRN/PN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *