Berita

Kediri Bersatu Lawan DBD: Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik Diluncurkan!

×

Kediri Bersatu Lawan DBD: Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik Diluncurkan!

Sebarkan artikel ini

Kediri, Lombok Barat – Mewujudkan wilayah bebas demam berdarah (DBD) menjadi komitmen bersama di Kecamatan Kediri. Pada Kamis (20/6/2024), Camat Kediri, H. Iswarta Mahmulidin, meluncurkan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di Kantor Desa Dasan Baru.

Gerakan ini diprakarsai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai penyebaran DBD yang kasusnya terus meningkat di Kecamatan Kediri.

“Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik menitikberatkan pada peran aktif masyarakat dalam memberantas jentik nyamuk, sumber utama DBD,” ujar Camat Iswarta dalam sambutannya.

“Dengan rutin memantau tempat penampungan air di rumah dan lingkungan sekitar, kita dapat meminimalisir berkembangnya jentik nyamuk,” jelasnya.

Camat Iswarta menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Kediri untuk bahu membahu mendukung Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. “Mari kita bersama-sama cegah DBD dengan memberantas jentik nyamuk di lingkungan rumah kita masing-masing,” ajaknya.

Baca Juga  Polair Polres Lombok Barat Gelar Patroli Keamanan di Pelabuhan Lembar dan Senggigi

 

Upaya ini pun mendapat dukungan penuh dari Kepala UPT Puskesmas Banyumulek, Dr. Qudusiyah Fahriati. Bersama tim Kecamatan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Kepala Desa se-wilayah, dan jajarannya, mereka turun ke lapangan untuk menggalakkan Gerakan ini.

Langkah-langkah konkret dalam Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di Kediri:

Edukasi masyarakat untuk memantau tempat penampungan air di rumah dan lingkungan sekitar.

* Masyarakat diminta melaporkan temuan jentik kepada kader yang telah ditunjuk.

* Kader akan memantau jumlah KK di wilayah kerjanya yang memiliki jentik dan yang tidak.

* Evaluasi mingguan dan pelaporan kepada Puskesmas.

* Tindak lanjut oleh Puskesmas berdasarkan hasil evaluasi.

Tujuan akhir dari Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di Kediri adalah untuk membiasakan masyarakat memantau jentik di rumah masing-masing. Dengan demikian, diharapkan kasus DBD di wilayah Kediri dapat teratasi dan tidak ada lagi kasus baru.

Baca Juga  Listrik Andal Tanpa Kedip: Race Hari-1 MXGP Selaparang Seri 2 Berlangsung Panas

 

Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik di Kediri merupakan langkah yang tepat dan strategis untuk mencegah demam berdarah. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan komitmen bersama, program ini diharapkan dapat berjalan dengan berkelanjutan dan mencapai tujuannya, yaitu mewujudkan Kediri yang bebas DBD!

Mari kita dukung Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dan bersama-sama ciptakan lingkungan yang sehat dan bebas DBD!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *