Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus digencarkan oleh aparat kepolisian di wilayah hukum Lombok Barat. Sebagai langkah preventif menekan angka kriminalitas pada jam-jam rawan, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lombok Barat mengintensifkan kegiatan patroli malam guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Langkah taktis ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman secara langsung kepada masyarakat, terutama di kawasan yang dinilai membutuhkan pengawasan ekstra pada malam hari.
Antisipasi Kriminalitas Malam dan Aksi 3C di Desa Jembatan Kembar
Pada Senin (13/07/2026) dini hari, tepatnya mulai pukul 00.00 WITA, Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lombok Barat bergerak menyisir sejumlah titik krusial. Fokus utama pergerakan personel kali ini diarahkan ke kawasan Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Wilayah ini menjadi salah satu sasaran prioritas patroli dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Dalam operasi tersebut, kepolisian menerjunkan kekuatan penuh yang terdiri dari empat personel terlatik. Tim ini bergerak secara mobile dan humanis untuk memetakan situasi di lapangan, sekaligus meminimalkan ruang gerak para pelaku tindak kejahatan jalanan yang kerap memanfaatkan kelengahan warga di waktu sepertiga malam.
Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli malam ini difokuskan untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal dengan istilah 3C. Selain itu, petugas juga mengawasi titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi ajang balap liar.
Pendekatan Dialogis dan Pengamanan Kandang Kolektif Warga
Tidak sekadar melintas menggunakan armada patroli, Tim Perintis Presisi juga menerapkan metode pendekatan dialogis yang karib dengan warga setempat. Petugas secara langsung menyambangi beberapa warga yang masih beraktivitas malam, termasuk melakukan pengecekan ke area kandang kolektif milik peternak warga di Desa Jembatan Kembar. Kehadiran polisi di area peternakan ini menjadi sangat penting mengingat hewan ternak kerap menjadi sasaran empuk aksi pencurian pada dini hari.
Di sela-sela pemantauan tersebut, para personel kepolisian menyempatkan diri untuk berdiskusi dan mendengarkan aspirasi serta laporan dari masyarakat mengenai perkembangan situasi keamanan di lingkungan mereka. Interaksi dua arah ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama antara Polri dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menjelaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat merupakan kunci utama dari keberhasilan sistem keamanan lingkungan. Menurutnya, kesadaran warga untuk tetap waspada harus terus dipupuk agar potensi kejahatan dapat diredam sejak dini.
“Kami terus mengimbau warga agar tidak lengah dan tetap mengaktifkan sistem pengamanan swakarsa. Melalui dialog langsung ini, kami memberikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa waspada terhadap gerak-gerik mencurigakan di sekitar pemukiman maupun area kandang kolektif, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain.
Melalui konsistensi pelaksanaan Patroli Perintis Presisi ini, Sat Samapta Polres Lombok Barat berharap angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Lombok Barat, khususnya Kecamatan Lembar, dapat terus ditekan. Di samping itu, kegiatan berkala ini juga bertujuan untuk membangun kedekatan emosional yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat, sehingga ruang bagi para pelaku kriminal kian mempersempit. Hingga berakhirnya giat patroli menjelang pagi, situasi di sekitar Desa Jembatan Kembar dilaporkan berada dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.






