Lombok Utara – Polres Lombok Utara melaksanakan pengamanan kegiatan aksi penyampaian aspirasi yang digelar oleh Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa Lombok Utara (KBMLU) di depan Kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara, Senin (08/06/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Lombok Utara AKP Fatoni, S.H., dengan melibatkan personel Polres Lombok Utara sesuai surat perintah pengamanan serta didukung personel Satpol PP Kabupaten Lombok Utara.
Aksi yang diikuti sekitar 20 peserta tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pelayanan publik dan pembangunan daerah. Beberapa isu yang disuarakan antara lain petisi pencopotan Direktur PDAM Kabupaten Lombok Utara, kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah pelosok desa, kesejahteraan guru honorer, serta persoalan ketersediaan air bersih di kawasan Gili Meno.
Sebelum pelaksanaan aksi, personel Polres Lombok Utara melaksanakan apel kesiapan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Massa aksi kemudian bergerak dari titik kumpul di Lapangan 3T menuju Kantor Bupati Lombok Utara untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Dalam orasinya, para perwakilan mahasiswa menyampaikan berbagai masukan dan kritik konstruktif terkait pelayanan publik serta pembangunan daerah. Aspirasi tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Sahabudin, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Lombok Utara menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pemerintah daerah dalam perumusan kebijakan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyatakan bahwa aspirasi terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk PDAM, akan diteruskan kepada Bupati Kabupaten Lombok Utara sesuai mekanisme yang berlaku.
Kapolres Lombok Utara melalui Kabag Ops AKP Fatoni menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan pengamanan terhadap setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari jaminan hak demokrasi masyarakat, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.
“Polres Lombok Utara mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Pengamanan yang dilakukan bertujuan menjaga situasi tetap aman sehingga masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 Wita dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Polres Lombok Utara akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Lombok Utara.






