Sinergitas Pemda TNI POLRI

Babinsa Senggigi, Pemerintah Desa, dan Warga Bersatu Melawan Risiko Pohon Tumbang di Kawasan Wisata Senggigi

2
×

Babinsa Senggigi, Pemerintah Desa, dan Warga Bersatu Melawan Risiko Pohon Tumbang di Kawasan Wisata Senggigi

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, NTB – Suara gergaji dan semangat gotong-royong menggema di Kawasan Wisata Senggigi saat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Senggigi, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-07/Gunungsari bersama Pemerintah Desa dan warga sekitar menyatukan tenaga dalam pemangkasan ranting dan dahan pohon. Langkah ini diambil sebagai respons cepat dan proaktif terhadap kejadian pohon tumbang akibat hujan disertai angin beberapa waktu lalu di Kawasan Wisata Senggigi, yang mengingatkan akan pentingnya pemeliharaan lingkungan.

Dalam suasana kerja sama yang erat, aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dengan tekun melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mencegah risiko pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan pengunjung dan merusak infrastruktur di sekitar kawasan wisata yang indah ini,” Ujar Kepala Desa (Kades) Senggigi, Mastur.

Baca Juga  Babinsa Serda Muzahar Bersama Tim Kesehatan Gelar Posyandu Massal: Dedikasi TNI untuk Kesejahteraan Masyarakat Lombok Barat

Babinsa Senggigi Sertu Parhan Taufiq, mengungkapkan, “Pemangkasan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan selektif, mengutamakan keamanan dan kelestarian alam sekitar. Selain itu, Kami juga memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya peran setiap individu dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” tuturnya di sela-sela pemankasan di Depan Hotel Seraton, Jl. Raya Senggigi-Kerandangan, Batulayar, Lombok Barat, Minggu (7/1/2024).

“Edukasi ini mencakup informasi mengenai prakondisi pohon yang dapat menandakan risiko tumbang, serta cara-cara pencegahan yang dapat diterapkan secara bersama-sama. Kami melakukan pemangkasan mulai dari Dusun Loco hingga perbatasan Desa Senggigi dengan Mangsit yang merupakan wilayah Lombok Utara,” tambahnya.

“Respon positif dan dukungan dari masyarakat Senggigi menunjukkan kesadaran bersama akan perlunya menjaga keamanan dan keindahan kawasan wisata. Langkah preventif ini bukan hanya sebagai upaya menanggulangi risiko, tetapi juga sebagai wujud nyata semangat gotong-royong dalam menjaga keaslian dan daya tarik kawasan wisata Senggigi,” Tegas Sertu Parhan Taufiq.

Baca Juga  Dandim 1606 Mataram dan Forkopimda Tinjau Pemungutan Suara di Lapas Kelas IIa Lombok Barat

“Melalui upaya bersama ini, diharapkan kawasan Senggigi tetap menjadi destinasi wisata yang aman, indah, dan lestari bagi semua pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *