BeritaBinkamDaerahGaya HidupKesehatanNasionalNTBSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Babinsa dan Petugas Kesehatan Bersatu Lawan DBD: Fogging dan Gerakan 3M Plus di Dasan Geres

×

Babinsa dan Petugas Kesehatan Bersatu Lawan DBD: Fogging dan Gerakan 3M Plus di Dasan Geres

Sebarkan artikel ini

Lombok Barat, NTB – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Dasan Geres, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), melaksanakan fogging dan pembagian Leaflet Gerakan 3M Plus.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit terutama wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang akhir-akhir ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan (Dikes) Lobar.

 

Dalam upaya mencegah penyebaran DBD yang efektif, Kepala Sub Koordinatoe Seksi Seurveilans Bidang P3KL Dikes Lobar, Ns. I Made Santiana, S.Kep., M.Kes., menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri. “Pencegahan DBD dapat dilakukan dengan mengikuti Gerakan 3M Plus, yaitu lima langkah kunci yang efektif dalam pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekitar,” tuturnya.

Baca Juga  Propam Polres Lombok Barat Jamin Netralitas Anggota Polri dalam Pengamanan Kampanye

 

“langkah-langkah Gerakan 3M Plus yang dianjurkan oleh kementerian kesehatan yakni:

Pertama, Menguras Bak Mandi dan Tempat Penampungan Air Lainnya, Penting untuk secara berkala menguras bak mandi dan semua wadah yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, vektor penyakit DBD.

 

Kedua, menutup tempat-tempat penampungan air, Pastikan semua tempat penampungan air, seperti tong air dan tangki air, tertutup dengan rapat. Hal ini akan mencegah nyamuk masuk dan bertelur di air tersebut.

 

Ketiga, Mengubur atau Menyingkirkan Wadah-wadah Tertentu, Botol, sampah plastik, dan wadah lain yang berpotensi menjadi tempat perkembang biakan nyamuk DBD harus diubur atau disingkirkan.

 

Keempat, Daur Ulang Barang-barang, Barang-barang yang dapat dijadikan tempat berkembang biak nyamuk, seperti potongan ban atau wadah plastik bekas, sebaiknya didaur ulang atau diproses secara aman.

Baca Juga  Polsek Batulayar Gelar Jumat Curhat Bersama Toma, Toda, dan Tomas serta Pokmas untuk Menciptakan Kamtibmas yang Lebih Baik

 

Kelima, Menaburkan Bubuk Abate, Bubuk Abate dapat digunakan pada tempat-tempat air yang sulit atau tidak mungkin dikuras, sehingga menghambat perkembang biakan nyamuk,” jelas I Made Santiana, disela-sela pemoggingan dan meberian leaflet Gerakan 3M Plus di Kelurhan Dasan Geres, Gerung, Lobar, Minggu (19/5/2024).

 

Babinsa Dasan Geres, Sertu Sukirman, mengungkapkan, “Dengan menjalankan Gerakan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan serta diri sendiri, Dikes Lobar dan Puskesmas Dasan Tapen berupaya keras untuk melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman DBD,” ucapnya.

 

Kepala Tata Usaha Puskesmas Dasan Tapen, Jaswadi, S.K.M., M.Kes., menambahkan “Fogging ini juga merupakan metode pengendalian vektor penyakit dengan menyemprotkan insektisida di lingkungan sekitar. Tim kesehatan dari Puskesmas Dasan Tapen bekerja sama dengan Babinsa untuk memastikan pelaksanaan fogging berjalan lancar. Selain itu, kami juga membagikan leaflet yang berisi pesan-pesan penting terkait 3M Plus,” terangnya.

Baca Juga  Operasi Pekat Rinjani 2024 Mengungkap Puluhan Kasus di Lombok Barat

 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat di wilayah Dasan Geres. Semoga dengan adanya fogging dan distribusi pamflet, kesadaran masyarakat semakin meningkat dan penyebaran penyakit dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *