Mataram, NTB – Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menerima kunjungan silaturahmi pengurus BEM Unram dan Korwil Bali Nusra BEM seluruh Indonesia kerakyatan di ruang kerjanya, Selasa (21/07/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara Polda NTB dengan kalangan mahasiswa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam dialog tersebut, Kapolda NTB mendengarkan berbagai pandangan serta masukan dari para mahasiswa terkait dinamika kehidupan kampus, termasuk perkembangan organisasi kemahasiswaan di sejumlah perguruan tinggi di Kota Mataram.
Pertemuan itu juga menjadi wadah bertukar gagasan mengenai pentingnya menjaga stabilitas keamanan di lingkungan akademik agar proses pendidikan, aktivitas organisasi, dan pengembangan intelektual mahasiswa dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolda NTB menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai. Karena itu, ia mengajak seluruh kader BEM Unram dan Korwil Bali Nusra BEM Seluruh Indonesia kerakyatan untuk terus berkontribusi menjaga kondusivitas, khususnya di lingkungan kampus, serta menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi secara santun, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Polda NTB dan jajaran siap membantu setiap kegiatan yang diselenggarakan BEM Unram dan BEM Korwil Bali Nusra sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami berharap adik-adik dapat menjadi contoh dan teladan di tengah masyarakat,” ujar Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan organisasi kemahasiswaan merupakan modal penting dalam membangun budaya dialog, memperkuat persatuan, serta mencegah munculnya potensi gangguan keamanan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polda NTB dengan BEM Unram dan BEM Korwil Bali Nusra semakin erat, sehingga mampu melahirkan kolaborasi positif dalam menjaga keamanan daerah sekaligus mendukung terciptanya generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berkontribusi aktif bagi pembangunan Nusa Tenggara Barat maupun Indonesia.






