Berita

PLN Tingkatkan Produksi Petani di Lombok Tengah Hingga 40% Melalui Program Electrifying Agriculture

×

PLN Tingkatkan Produksi Petani di Lombok Tengah Hingga 40% Melalui Program Electrifying Agriculture

Sebarkan artikel ini

Lombokprime.com – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB memberikan dorongan signifikan bagi para petani melalui Program Electrifying Agriculture yang inovatif. Program ini kini telah memberikan nilai manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di sektor agrikultura dengan memberikan akses listrik andal dan terjangkau yang kemudian berdampak positif pada peningkatan keuntungan mereka.

Salah satu masyarakat yang memanfaatkan Program Electrifying Agriculture ini adalah Haji Lahprozi, warga Dusun Pengeot Desa Kelebuh, Kabupaten Lombok Tengah sekaligus pemilik usaha UD. Sari Kerupuk. Haji Lahprozi memanfaatkan listrik PLN untuk menjalankan bisnis penggilingan padi.

“Alhamdulillah, saat ini kami telah memanfaatkan listrik dari PLN. Sangat terasa bedanya. Kalau dulu pada saat masih menggunakan mesin solar, kami hanya bisa menghasilkan 6 ton, namun kini kami dapat memproduksi 10 ton dalam sehari,” tutur Haji Lahprozi.

Baca Juga  Polres Lombok Barat Gelar Sosialisasi Kamtibmas di Desa Taman Ayu, Gerung

Hal senada juga diungkapkan oleh Haji Junaidi, pemilik mesin penggiling padi di Lombok Tengah yang telah menjalankan usahanya sejak tahun 2008.

“Listrik PLN ini lebih murah dan bersih. Kalau pakai mesin solar, lebih mahal, lebih bising dan kotor. Selain itu, dulu untuk sekali produksi kami harus merogoh kocek lebih dalam untuk membayar 3 jerigen solar seharga lebih kurang Rp 900 ribu. Namun, sekarang setelah memakai listrik PLN, saya hanya perlu membayar sekitar Rp 600 ribu untuk seminggu,” ujarnya Haji Junaidi berbinar.

Haji Junaidi pun berharap PLN bisa tetap konsisten memasok listrik andal guna mendukung usahanya. Terlebih, saat ini ia bisa memproduksi hingga 15 ton untuk menggiling padi dalam satu hari. Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas layanan kelistrikan dari PLN.

Baca Juga  Cegah Balap Liar yang Resahkan Warga Sekotong, Polisi Gelar Patroli Ciptakan Situasi Aman

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo mengatakan pogram Electrifying Agriculture dari PLN ini berfungsi sebagai solusi kelistrikan yang komprehensif untuk mendukung sektor agrikultura, Melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan yang memadai, PLN memungkinkan petani untuk mengakses listrik dengan mudah dan menjalankan kegiatan pertanian dengan lebih efisien.

Djarwo juga menuturkan bahwa sejak diluncurkan, program Electrifying Agriculture telah menghasilkan keuntungan yang cukup besar bagi para pengusaha tani. Dengan adanya akses listrik yang andal, para petani dapat mengoptimalkan usahanya dan mampu memberikan dorongan yang signifikan bagi pengusaha tani dalam mengembangkan usaha mereka.

“Selain peningkatan keuntungan, program Electrifying Agriculture juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup para pelaku usaha agrikultura. Penggunaan listrik memungkinkan mereka menggunakan peralatan modern, memperpanjang waktu operasional dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Dengan demikian, program ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan mobilitas sosial di komunitas pertanian,” pungkas Djarwo.

Baca Juga  Polisi Humanis di Operasi Patuh Rinjani 2023, Bagikan Brosur dan Leaflet Tertib Lalu Lintas di Lombok Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *