Berita  

Diskusi Publik KNPI Loteng Dengan Bebagai Pihak, Wujudkan Keamanan Dan Kenyamanan Di Dunia Pendidikan Pondok Pesantren.

 

Lombok Tengah (lombokprime com) : Untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan Bagi Para Santriwan – Santiwati Di Lingkungan Pondok Pesantren, DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Lombok Tengah Berkolaborasi Dengan Kementerian Agama Lombok Tengah Dan Berbagai Pihak Menggelar Diskusi Publik.

 

Bertempat di Aula Sekretariat DPD II KNPI Lombok Tengah, Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Lombok Tengah Berkolaborasi dengan Kementerian Agama Lombok Tengah menggelar Diskusi Publik dengan tema “ Menghadirkan Keamanan Dan Kenyamanan Di Dunia Pondok Pesantren”, yang di hadiri oleh Perwakilan Kantor Kementeriaan Agama, Ketua Majlis Ulama Indonesia MUI Lombok Tengah, Dinas Pemuda Dan Olahraga, Lembaga Perlindungan Anak LPA Lombok Tengah, DPRD Lombok Tengah, Forum Kerjasama Pondok Pesantren, dan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah.

Ketua DPD II KNPI Lombok Tengah Lalu Abdul Wazir menegaskan, fenomena munculnya berbagai kasus yang terjadi di lingkungan sejumlah Pondok Pesanten, menjadi perhatian KNPI dan  berkoordinasi dengan Kementerian Agama Lombok tengah, untuk melakukan pencegahan agar berbagai hal yang memicu stigma negative di Pondok Pesantren.

“Kami dari DPD II KNPI Lombok Tengah begitu miris melihat berbagai kasus yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren, seperti kasus bullying, kekerasan seksual, sehingga kami bersama temen-temen pengurus berdiskusi dengan Kemenag Lombok Tengah, untuk bagaimana melakukan pencegahan agar hal-hal yang memang di luar batas, dan ini memicu stigma negative di Pondok Pesantren, untuk bagaimana mencegah hal-hal itu tidak terjadi lagi, dan mengembalikan citra Pondok Pesantren tetap menjadi primadona dan favorit, untuk orang tua menitipkan anaknya tanpa ada rasa was-was atau hawatir, “tegasnya.

Menurutnya, menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan Pondok Pesantren menjadi tanggung jawab semua pihak dan menjadi Pekerjaan Rumah semua unsur, baik pemerintah atau lembaga dan instansi terkait lainnya, sehingga berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan Pondok Pesantren bisa dicegah dan tidak terjadi lagi.

KNPI berharap, dengan kegiatan diskusi publik yang di isi oleh sejumlah nara sumber ini, akan ada komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan Pondok Pesantren dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Jadi kami adakan diskusi publik ini dengan beberapa nara sumber, salah satunya dari Kemenag, MUI, LPA, DPRD, dan Kejaksaan Negeri, selanjuntnya akan menandatangani komitmen bersama, sebagai bentuk komitmen kita, bahwa menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pondok pesantren itu, tidak harus dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan ini menjadi PR kita semua unsur, lembaga yang memang mengharapkan kebaikan di lingkungan Pondok Pesantren,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Lombok Tengah H. Muhamad Salim menyampaikan, apresiasi atas kegiatan diskusi yang di inisiasi oleh DPD II KNPI Lombok Tengah, dalam menjaga keamanan dan kenyamanan, sehingga ke depan lingkungan Pondok Pesantren diharapkan aman dan terkendali.

Menurutnya, keamanan dan kenyamanan dunia pendidikan di Pondok Pesantren untuk para Santri sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah, namun tidak bisa di pungkiri sejumlah kasus mencuat terkait para Santriwan maupun Santriwati di Pondok Pesantren, dan hal itu langsung bisa ditangani oleh pihak keamanan.

Namun demikian, pemerintah menjadikan keselamatan santri sebagai prioritas utama di lingkungan Pondok Pesantren, sehingga Kementerian Agama Lombok Tengah telah membentuk Satgas Anti-Kekerasan dan penguatan tata kelola ruang yang aman di Pondok Pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *