Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan arus lalu lintas menjelang penyelenggaraan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2026. Berbagai langkah strategis mulai dari pengerahan ratusan personel, penyiapan armada operasional, hingga perumusan skema rekayasa lalu lintas telah dimatangkan guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat dan penonton.
Direktur Lalu Lintas Polda NTB, Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa seluruh persiapan teknis di lapangan telah mencapai tahap optimal. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin pengecekan langsung armada operasional pengamanan MotoGP di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (2/10/2026).
“Alhamdulillah, persiapan Ditlantas Polda NTB dalam pengamanan lalu lintas selama penyelenggaraan MotoGP telah maksimal. Berbagai persiapan telah kami lakukan,” ungkap Kombes Iman.
Pengerahan Ratusan Personel dan Armada Pengamanan
Untuk mengawal kelancaran mobilitas selama event berlangsung, Ditlantas Polda NTB mengerahkan kekuatan gabungan yang terdiri atas 350 personel lalu lintas internal ditambah dukungan 30 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Korlantas Polri.
Dari sisi sarana dan prasarana pendukung, kesiapan juga diperkuat dengan operasional 50 unit kendaraan roda empat. Armada tersebut merupakan gabungan dari 25 unit kendaraan milik Polda NTB, 10 unit BKO dari polres jajaran, serta 15 unit kendaraan bantuan dari Kakorlantas Mabes Polri. Ketersediaan armada ini difokuskan untuk mobilitas patroli, pengawalan, serta penanganan cepat di titik-titik rawan kemacetan.
Koordinasi Lintas Sektoral dan Rekayasa Lalu Lintas
Selain memperkuat personel dan sarana fisik, Ditlantas Polda NTB secara intensif berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan. Kolaborasi ini dilakukan untuk mematangkan manajemen rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
“Kami sudah mempersiapkan beberapa alternatif tentang pengaturan arus ataupun rekayasa lalu lintas jika memang situasi saat itu sangat diperlukan. Semuanya telah kami siapkan dan dalam pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan,” jelas Kombes Iman.
Penerapan skema buka-tutup jalur maupun pengalihan arus disiapkan secara fleksibel guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang keluar masuk kawasan sirkuit dan sekitarnya.
Imbauan Kepatuhan Pengguna Jalan di KEK Mandalika
Kombes Iman menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan arus lalu lintas tidak hanya bertumpu pada kesiapsiagaan aparat di lapangan, melainkan juga tingkat kesadaran dan kedisiplinan para pengguna jalan. Pihaknya mengimbau masyarakat lokal maupun wisatawan pemegang tiket MotoGP untuk secara tertib mengikuti rambu-rambu petunjuk arah yang telah disediakan.
Pengaturan khusus telah disiapkan, terutama di dalam kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Pembagian jalur mobilitas akan disesuaikan dengan kategori akses penonton berdasarkan identitas warna gelang, serta pemisahan jalur bagi masyarakat umum agar tidak terjadi penumpukan.
“Kita berharap masyarakat patuh dengan apa yang telah kita terapkan demi kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan KEK Mandalika. Di sana sudah ada jalur-jalur bagi pengendara dan penonton sesuai warna gelang, maupun jalur bagi pengendara umum lainnya,” tambahnya.
Ditlantas Polda NTB mengharapkan sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat dapat menjaga ketertiban berlalu lintas selama rangkaian event internasional tersebut bergulir. Pengguna jalan diminta untuk senantiasa bersabar, menghindari tindakan menerobos jalur khusus, serta mematuhi instruksi petugas kepolisian yang berjaga di setiap titik simpul jalan.
“Kami mohon kerja sama seluruh masyarakat agar mematuhi seluruh arahan dari petugas kami di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas,” pungkas Kombes Iman.












