Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggencarkan patroli dialogis di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (29/09/2026). Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang gelaran balap motor internasional MotoGP Mandalika 2026.
Patroli yang melibatkan sejumlah personel kepolisian tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Operasi (Ops) Cipta Mandalika Rinjani 2026. Selain memantau kawasan wisata, petugas menyapa langsung warga sekitar, pedagang kaki lima, hingga juru parkir untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kenyamanan daerah tujuan wisata prioritas tersebut.
Fokus Pengamanan Menjelang MotoGP Mandalika 2026
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026 diselenggarakan sebagai langkah cipta kondisi sebelum digelarnya operasi pengamanan utama. Operasi cipta kondisi ini memegang peran penting dalam memetakan potensi gangguan serta menekan kerawanan sosial di sekitar kawasan Mandalika.
“Jadi sebelum Ops Mandalika Rinjani 2026 yang mulai dilaksanakan pada 5 Oktober hingga 16 Oktober 2026, Polisi melakukan upaya cipta kondisi kamtibmas melalui Ops Cipta Mandalika Rinjani 2026. Ini menjadi bagian untuk menciptakan harkamtibmas yang kondusif menjelang MotoGP,” ujar Kholid.
Ia menambahkan, pendekatan dialogis dipilih agar kehadiran aparat kepolisian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Dengan meningkatnya aktivitas wisatawan jelang perhelatan balap internasional, komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dan warga lokal dinilai krusial.
Peran Aktif Masyarakat Kawasan Wisata
Kawasan Mandalika sebagai pusat pariwisata nasional dan tuan rumah ajang balap kelas dunia menuntut standar pengamanan yang komprehensif. Melalui pendekatan humanis ini, Polda NTB berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan kebutuhan bersama.
Polda NTB berharap keterlibatan aktif dari para pelaku usaha dan warga setempat dapat terus diperkuat. Sinergi yang terjalin dengan baik di tingkat akar rumput diyakini mampu mendukung kesuksesan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 secara keseluruhan, sehingga para penonton maupun wisatawan mancanegara dan domestik dapat menikmati ajang tersebut dalam suasana yang aman, nyaman, dan tertib.












